Tampilkan postingan dengan label Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baru. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2016

ARTI KAMERA "MIRRORLESS"


Toko Kamera Jakarta

APAKAH YANG DISEBUT DENGAN KAMERA MIRROR LESS

 Kamera mirrorless alias Mirrorless Interchangeable-Lens Camera (MILC) atau Kamera Tanpa Cermin Dengan Lensa Yang Bisa Diganti-ganti (apa tuh singkatannya dalam Bahasa Indonesia?)  alias Compact Camera System alias Electronics Viewfinder dengan Interchangeable Lens (EVIL).
Banyak sekali istilahnya – adalah salah satu kelas sistem kamera digital yang mulai menanjak popularitasnya sejak pertama kali dimunculkan di sekitar 2008 yang banyak dipasarkan di toko-toko di Jakarta terutama di daerah Glodok. Jawaban singkat dari pertanyaan “Apa sih Kamera Mirrorless?” adalah kamera yang mirip DSLR namun tidak memakai cermin. Nah untuk jawaban panjang, silahkan baca lebih lanjut. Background.

Belum lama pertanyaan klasik, ‘Kamera apa yang sebaiknya saya beli?’ memiliki jawaban yang relatif simpel namun memiliki konsekuensi berat: mau kamera DSLR atau kamera saku?. Kalau priotitasnya adalah kualitas hasil foto terbaik, kecepatan dan kontrol manual penuh, maka pilihannya kamera DSLR. Sementara kalau prioritas kita adalah ukuran kecil, enteng, gampang dipakai, harga terjangkau maka pilihannya jatuh ke kamera saku dengan pengorbanan kualitas foto yang lumayan besar.

Jalan tengah juga berusaha dimunculkan oleh produsen kamera dengan kelas kamera superzoom, meskipun kamera superzoom masih jauh dari ideal untuk menjadi kamera jalan tengah mengingat ukuran sensornya yang kecil. Anda bisa membaca lagi perbedaan Kamera DSLR, Kamera Saku dan Kamera Superzoom disini. Kamera Jalan Tengah.
Namun sejak dimunculkannya kamera mirrorless, banyak orang menganggap bahwa jalan tengah ideal sudah mulai terlihat arahnya. 
Kamera Mirrorless
Kamera mirroless memiliki karakteristik sebagai beriku:
Ukuran relatif lebih kecil dan ringkas.
Jauh lebih ringan.
Kualitasnya hasil fotonya tidak jauh-jauh amat dari DSLR.
Ukuran sensornya setara DSLR kelas menengah.
Memiliki opsi mengganti lensa.
Harganyapun tidak semahal kamera DSLR (mmm, kecuali Leica dan Fujifilm X).

Perbedaan Mirrorless Dengan DSLR:

Kamera mirrorless dslr
Cara kerja kamera DSLR membutuhkan cermin (mirror) untuk memunculkan gambar di viewfinder, baca lebih detail cara kerja kamera DSLR disini. Nah kamera mirrorless didapat dengan membuang cermin yang ada di DSLR. Konsekuensinya adalah menghemat ukuran dan berat kamera (serta menghemat harga), namun kita kehilangan viewfinder optik, oleh karena itu kamera mirrorless menggunakan sistem viewfinder elektronis (EVF – electronic viewfinder), kecuali Leica dan Fujifilm yang memiliki viewfinder optik. Kualitas foto kamera mirrorless juga tidak kalah dengan DSLR karena ukuran sensor yang relatif sama Pilihan Kamera Mirrorless
Pada saat artikel ini ditulis (Juli 2012), dipasaran tersedia beberapa pilihan sistem kamera mirrorless, paling tidak ada tujuh jenis sistem kamera dari hampir semua produsen kamera kecuali Canon (di Indonesia, merk Epson dan Ricoh jarang tersedia). 

Kamera itu adalah:
Leica M.
Micro Four-Third: Olympus OMD dan PEN.
Micro four third: Panasonic G.
Samsung NX.
Sony NEX.
Nikon 1.
Pentax Q dan K.
Fujifilm X.

Sudah Baikkah Sistem Kamera Mirrorless?
Membeli kamera mirrorless juga sama dengan membeli kamera DSLR, kita butuh membangun sistem kamera lengkap: membeli body kamera itu sendiri, membeli lensa yang sesuai serta aksesorisnya. Oleh karena itu kita menganggapnya sebagai investasi jangka panjang. 

Kalau kamera SLR Digital (DSLR) sudah ada sejak 15 tahun yang lalu dan sistem SLR film sudah ada sejak 50 tahun yang lalu, maka kamera mirrorless baru ada sejak 3 atau 4 tahun yang lalu (lihat saja nama aliasnya begitu banyak kan?), jadi masih akan banyak terobosan dan penyempurnaan yang akan dibuat. Terutama masalah kecepatan, akurasi dan view finder. Yang jelas kamera mirroless makin hari makin populer (lihat saja di toko kamera) dan memiliki daya tarik tersendiri mengingat dengan paket yang lebih ringkas sehingga enak dibawa kemana saja, mereka mampu menghasilkan foto yang juga bagus dan memiliki kontrol ala DSLR.

HWN

Rabu, 13 April 2016

Kamera Canon DSLR EOS 750D

Canon DSLR 750D
Canon DSLR EOS 750D 18-55mm

Kamera Canon DSLR EOS 750D
Seri EOS 700D mungkin cukup sukses saat dijual ke pasaran beberapa waktu lamanya di Jakarta terutama di toko - toko Glodok dengan garansi resmi. Dan untuk meneruskan sukses tersebut, kini Canon juga sudah merilis kamera Canon EOS 750D yang sudah mengalami peningkatan fitur baru dan tentu saja spesifikasi serta tidak melupakan kamera bergaransi resmi. Beberapa fitur yang di upgrade antara lain adalah penggunaan sensor dan prosesor pengolah gambar.

Canon EOS 750D
Peningkatan yang terjadi dari spesifikasi kamera Canon EOS 750D adalah sensor yang ditingkatkan menjadi 24 MP CMOS sensor serta penggunaan prosesor pengolah gambar yang sudah menggunakan DIGIC 6 Processor. Selain itu, sistem autofokus yang semula hanya menggunakan 9 titik pada seri sebelumnya sudah ditambah pada seri 750D ini menjadi 19 titik. Fitur ini serupa dengan yang digunakan pada EOS 7D dan juga 70D. Dan mengikuti trend kamera saat ini, EOS 750D ini juga sudah disematkan WiFi dan juga NFC.

Kamera Canon 750D
Beberapa fitur lain dari kamera ini adalah ketersediaan penggunaan ISO dalam rentang 100 hingga 12800 yang dapt di expand hingga 25600, shutter speed 1/4000 hingga 30 detik dan kemampuan melakukan continuous shot hingga 5 frame per detik.

Dari segi desain, seri 750D tidak mengalami banyak perubahan jika dibandingkan dengan pendahulunya. Hal ini tentu berbeda dengan EOS 760D yang juga dirilis bersamaan. EOS 750D tetap menggunakan 1 panel LCD berukuran 3 inchi fully articulated untuk melakukan monitoring settingan kamera dan juga melihat hasil foto. LCD berjenis TFT-LCD tentu saja merupakan layar sentuh dan dapat diputar sesuai kebutuhan. Dengan layar tersebut, maka pengguna dapat mengekseskusi beberapa fitur seperti live-view dan touch focus.

Selain untuk merekam gambar dalam bentuk foto, Canon EOS 750D juga dapat digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1920 x 1080. Untuk kebutuhan melakukan transfer hasil foto, bisa menggunakan WiFi dan NFC yang telah disematkan. WiFi yang dimiliki juga dapat dimanfaatkan sebagai cara melakukan koneksi untuk mengatur dan mengambil gambar melalui kamera dengan menggunakan smartphone sebagai remote. Selain itu, kamera ini juga menyediakan slot USB 2.0 dan HDMI.

Kamera Canon 750D
Body type Compact SLR
Max resolution 6000 x 4000
Effective pixels 24 megapixels
Sensor size APS-C (22.3 x 14.9 mm)
Sensor type CMOS
ISO Auto, 100-12800 (expandable to 25600)
Lens mount Canon EF/EF-S
Focal length mult. 1.6×
Articulated LCD Fully articulated
Screen size 3?
Screen dots 1,040,000
Min shutter speed 30 sec
Max shutter speed 1/4000 sec
Format MPEG-4, H.264
Storage types SD/SDHC/SDXC (UHS-I compatible)
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
Weight (inc. batteries) 555 g (1.22 lb / 19.58 oz)
Dimensions 132 x 101 x 78 mm (5.2 x 3.98 x 3.07?)
GPS None

HWN