Tampilkan postingan dengan label Canon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Canon. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2016

ARTI KAMERA "MIRRORLESS"


Toko Kamera Jakarta

APAKAH YANG DISEBUT DENGAN KAMERA MIRROR LESS

 Kamera mirrorless alias Mirrorless Interchangeable-Lens Camera (MILC) atau Kamera Tanpa Cermin Dengan Lensa Yang Bisa Diganti-ganti (apa tuh singkatannya dalam Bahasa Indonesia?)  alias Compact Camera System alias Electronics Viewfinder dengan Interchangeable Lens (EVIL).
Banyak sekali istilahnya – adalah salah satu kelas sistem kamera digital yang mulai menanjak popularitasnya sejak pertama kali dimunculkan di sekitar 2008 yang banyak dipasarkan di toko-toko di Jakarta terutama di daerah Glodok. Jawaban singkat dari pertanyaan “Apa sih Kamera Mirrorless?” adalah kamera yang mirip DSLR namun tidak memakai cermin. Nah untuk jawaban panjang, silahkan baca lebih lanjut. Background.

Belum lama pertanyaan klasik, ‘Kamera apa yang sebaiknya saya beli?’ memiliki jawaban yang relatif simpel namun memiliki konsekuensi berat: mau kamera DSLR atau kamera saku?. Kalau priotitasnya adalah kualitas hasil foto terbaik, kecepatan dan kontrol manual penuh, maka pilihannya kamera DSLR. Sementara kalau prioritas kita adalah ukuran kecil, enteng, gampang dipakai, harga terjangkau maka pilihannya jatuh ke kamera saku dengan pengorbanan kualitas foto yang lumayan besar.

Jalan tengah juga berusaha dimunculkan oleh produsen kamera dengan kelas kamera superzoom, meskipun kamera superzoom masih jauh dari ideal untuk menjadi kamera jalan tengah mengingat ukuran sensornya yang kecil. Anda bisa membaca lagi perbedaan Kamera DSLR, Kamera Saku dan Kamera Superzoom disini. Kamera Jalan Tengah.
Namun sejak dimunculkannya kamera mirrorless, banyak orang menganggap bahwa jalan tengah ideal sudah mulai terlihat arahnya. 
Kamera Mirrorless
Kamera mirroless memiliki karakteristik sebagai beriku:
Ukuran relatif lebih kecil dan ringkas.
Jauh lebih ringan.
Kualitasnya hasil fotonya tidak jauh-jauh amat dari DSLR.
Ukuran sensornya setara DSLR kelas menengah.
Memiliki opsi mengganti lensa.
Harganyapun tidak semahal kamera DSLR (mmm, kecuali Leica dan Fujifilm X).

Perbedaan Mirrorless Dengan DSLR:

Kamera mirrorless dslr
Cara kerja kamera DSLR membutuhkan cermin (mirror) untuk memunculkan gambar di viewfinder, baca lebih detail cara kerja kamera DSLR disini. Nah kamera mirrorless didapat dengan membuang cermin yang ada di DSLR. Konsekuensinya adalah menghemat ukuran dan berat kamera (serta menghemat harga), namun kita kehilangan viewfinder optik, oleh karena itu kamera mirrorless menggunakan sistem viewfinder elektronis (EVF – electronic viewfinder), kecuali Leica dan Fujifilm yang memiliki viewfinder optik. Kualitas foto kamera mirrorless juga tidak kalah dengan DSLR karena ukuran sensor yang relatif sama Pilihan Kamera Mirrorless
Pada saat artikel ini ditulis (Juli 2012), dipasaran tersedia beberapa pilihan sistem kamera mirrorless, paling tidak ada tujuh jenis sistem kamera dari hampir semua produsen kamera kecuali Canon (di Indonesia, merk Epson dan Ricoh jarang tersedia). 

Kamera itu adalah:
Leica M.
Micro Four-Third: Olympus OMD dan PEN.
Micro four third: Panasonic G.
Samsung NX.
Sony NEX.
Nikon 1.
Pentax Q dan K.
Fujifilm X.

Sudah Baikkah Sistem Kamera Mirrorless?
Membeli kamera mirrorless juga sama dengan membeli kamera DSLR, kita butuh membangun sistem kamera lengkap: membeli body kamera itu sendiri, membeli lensa yang sesuai serta aksesorisnya. Oleh karena itu kita menganggapnya sebagai investasi jangka panjang. 

Kalau kamera SLR Digital (DSLR) sudah ada sejak 15 tahun yang lalu dan sistem SLR film sudah ada sejak 50 tahun yang lalu, maka kamera mirrorless baru ada sejak 3 atau 4 tahun yang lalu (lihat saja nama aliasnya begitu banyak kan?), jadi masih akan banyak terobosan dan penyempurnaan yang akan dibuat. Terutama masalah kecepatan, akurasi dan view finder. Yang jelas kamera mirroless makin hari makin populer (lihat saja di toko kamera) dan memiliki daya tarik tersendiri mengingat dengan paket yang lebih ringkas sehingga enak dibawa kemana saja, mereka mampu menghasilkan foto yang juga bagus dan memiliki kontrol ala DSLR.

HWN

Rabu, 20 April 2016

6 TIPS UTAMA DALAM PEMOTRETAN PREWEDDING

https://www.tokopedia.com/kameraglodok



Foto prewedding telah membantu membentuk fotografi secara umumnya di Indonesia. Sejak munculnya kamera digital SLR, dan bersamaan dengan boomingnya foto prewedding di Asia, banyak fotografer dituntut untuk menekuni teknik fotografi prewedding dan menyajikannya kepada klien wedding mereka.
Prewedding di Indonesia adalah industri yang sangat penuh dengan peluang. Klien jama sekarang malah rela membayar lebih mahal lagi untuk sebuah pemotretan prewedding dibanding dengan liputan hari wedding nya sendiri. Perusahaan fotografi terkenal seperti Axioo, yang didirikan oleh David Soong, telah membuktikan bahwa klien rela membayar lebih dari Rp. 100 juta untuk pemotretan prewedding saja. Klien2 wedding mereka ingin mengabadikan foto prewedding mereka baik di dalam negeri dan sampai ke kota2 terkenal dunia lainnya seperti Paris dan Melbourne.
Inti dari prewedding adalah agar klien anda dapat memiliki foto yang merekap cinta mereka sebelum memasuki jenjang perkawinan. Biasanya, seorang wanita dan pria akan terlihat paling cantik dan ganteng sebelum pernikahan mereka. Setelah married, mereka akan lebih fokus untuk membangun sebuah keluarga, dan tidak terlalu peduli dengan penampilan. Foto2 prewedding juga sering digunakan untuk menghiasi repsepsi pernikahan mereka, dan juga digunakan untuk mengumumkan (save -the-date) pernikahan mereka yang akan segera dirayakan.
Fenomena ini mendorong fotografer Indonesia untuk tekun mendalami seni fotografi ini. Berikut adalah beberapa tips yang dapat anda gunakan dalam sesi pemotretan prewedding anda berikutnya, agar foto prewedding anda akan lebih wow!

Menurut saya, hal yang paling penting dalam fotografi prewedding adalah menangkap ekspresi pasangan yang anda foto. Untuk mendapatkan ekspresi yang ideal, seorang fotografer harus mampu menjiwai klien nya, dan membuat mereka merasa nyaman dipotret oleh kita. Pendekatan harus dilakukan mulai sejak pertemuan pertama dengan klien. Dengan bersikap ramah, dan mendengarkan secara seksama apa yang mereka inginkan, adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan hati mereka. Jika waktu mengizinkan, bertemulah sekali lagi sebelum photosession, agar dapat mengenal lebih dalam lagi karakter dari klien anda. Gunakan waktu ini juga untuk berkonsultasi dengan mereka, dan menyamakan ekspektasi anda dan mereka. Bicarakan mengenai konsep, pakaian, dan jelaskan cara anda bekerja secara sekilas.lelucon dalam prewedding Pada saat pemotretan, siapkan beberapa lelucon yang bisa membuat klien anda tertawa, dan bersiap2lah untuk meng-candid mereka. Lakukanlah ini jika memang ingin mendapatkan sebuah gambar yang ‘fun’ dan tidak terlalu formal. Kalau kehabisan lelucon? Ajaklah klien anda untuk berinteraksi satu dengan yang lainnya, siapa tahu sang klien punya lelucon yang lebih ampuh lagi untuk memperindah suasana.

 
1. Lokasi
Untuk pemilihan lokasi tempat pemotretan, biasanya klien akan punya beberapa pilihan yang mereka inginkan. Sang fotografer juga tentunya harus memberi saran beberapa tempat yang bagus untuk sesi pemotretan tersebut. Jangan lupa untuk memilih lokasi yang sesuai dengan tema pemotretan anda. Evermore Photography selalu memilih sebuah lokasi yang tidak terlalu ramai, terutama pada saat2 awal pemotretan, agar lebih mudah untuk menjalin komunikasi yang baik dengan klien, dan menghindari kegugupan dari mereka karena ditonton oleh orang2 sekitarnya.
 

2. Waktu
Sang fotografer sebaiknya menjadwalkan sesi pemotretan pada sekitar matahari terbit ataupun terbenam. Kelvin Koh dari LightedPixels Photography di Singapura, selalu mengatur jadwal pemotretan tepat sebelum matahari terbit, dan sebelum matahari terbenam. Dia akan pastikan untuk memulai sesi pemotretan pada jadwal tersebut, agar mendapatkan cahaya yang hangat dari matahari dan juga menghindari keramaian. 

3. Model
Pemotretan di sebuah lokasi yang terkenal dan diserbu oleh turis2 akan sepi pada pagi buta, bukan? Dengan memotret pada pagi dan sore hari, matahari berada lebih dekat dengan garis horizon. Ini akan menciptakan lighting natural dari matahari yang lebih soft, dan juga lebih ‘warm’ atau hangat. Lighting soft ini akan memudahkan untuk mencapai exposure yang tepat untuk background dan model. Mood dari klien juga kadangkala buyar jika kepanasan, dan ini bisa dihindari pada saat sunset atau sunrise. Pada siang hari, matahari akan berada tepat di atas kita, dan ini akan menghasilkan shadow atau bayangan2 di bawah kantong mata sang model dan mengurangi kecantikannya. Jika anda tidak punya pilihan selain memotret di siang hari, usahakan memilih tempat yang rindang, agar dapat berlindung dari matahari.
 
4. Pose
Pilihlah pose yang sesuai dengan konsep dan tema pemotretan anda. Pose adalah unsur yang sangat berdampat dalam bercerita dengan menggunakan sebuah foto. Pose yang anggun dan formal tentunya cocok digunakan pada tema yang elegan, sedangkan pose yang fun dan lompat2an baiknya digunakan pada tema yang lebih casual atau relaxed. Perhatikan tangan klien anda, dan pastikan tangan mereka agar tidak kaku, dan selalu menyentuh tubuh dari partner mereka. Rangkulan yang romantis dan sentuhan tangan di pelipis adalah gerakan yang sangat kecil, namun berdampak luar biasa pada sebuah foto.prewedding di sore hari.
 

5. Aktifitas
Masalah yang sering ditemui oleh seorang fotografer adalah kehabisan pose. Nah, di saat2 seperti ini, instruksikan klien anda untuk melalukan sebuah aktifitas. Contohnya, sarankan klien anda untuk berjalan berdua ke suatu arah sambil berbincang2. Anda tentunya harus siap membidik secara candid dari kejauhan. Ataupun, bawalah sebuah properti yang bisa dipakai untuk berdua, seperti bermain dengan scooter berikut ini.prewedding dengan aktifitas naik scooter.
  
 

6. Elemen Tambahan
Gunakanlah ekstra elemen yang ada di sekitar anda. Mungkin ada ponakan yang ikut pada saat pemotretan? Atau orang yang lagi lewat di pemotretan? Libatkan mereka dalam gambar anda!prewedding menggunakan elemen tambahan.
Demikian 6 tips mujarab yang anda bisa praktekkan pada sesi pemotretan prewedding berikut anda. Semoga anda sukses untuk mendapatkan ekspresi klien anda, dan anda dapat menggambarkan cinta dari kedua pasangan anda. Apakah anda punya tips lain yang bisa membantu rekan2 fotografer dalam prewedding? Silahkan berkomentar di bawah ini!

Sabtu, 16 April 2016

Cara Sederhana Membersihkan Kamera Kesayangan

Kamera Glodok

Banyak pehobi foto grafi yang menggunakan kamera digital saat ini karena selain lebih cepat, sederhana dan ringkas. Banyak kamera digital yang ada di pasaran seperti kamera Canon DSLR EOS, Nikon, dst.
Permukaan lensa memiliki lapisan khusus yang didesain untuk memaksimalkan saturasi warna, kontras dan mampu meminimalkan flare. Lapisan ini sangat sensitif dan dapat dengan mudah tergores. Karena sedemikian sensitif lapisan ini, kita perlu berhati-hati dalam membersihkan lensa bahkan dari hal-hal yang sangat sederhana. Untuk merawat dan membersihkan lensa Kita dapat membeli cleaner kit yang dijual secara umum dengan harga yang sangat terjangkau. Beda kotoran beda pula cara penanganannya. Pembersihan yang kita lakukan pada bagian interior harus sangat hati-hati dan bebas dari ancaman debu.
Berikut adalah caranya:

1. Noda Sidik Jari
Membersihkan noda sidik jari memang sedikit sulit karena diperlukan perlakuan yang sangat lembut. Anda dapat menggunakan kain micro fiber atau tisu khusus lensa(sekali pakai) kemudian hembuskan nafas ke lensa dan sapu secara lembut. Menghembuskan nafas ke lensa berfungsi untuk sedikit memberikan uap agar lensa tidak kering saat diusap. Usapan dilakukan dengan gerakan memutar dari luar ke tengah. Apabila cara diatas belum berhasil kita bisa merendam kain dengan beberapa tetesan methanol/alkohol/cairan khusus pembersih lensa kemudian coba usap lagi dengan gerakan memutar. Hal yang perlu kita ingat adalah jangan mengaplikasikan alkohol/cairan secara langsung ke lensa karena justru bisa merusak lapisan pelindung permukaan lensa. Apabila kita tidak membawa kain mocro fiber atau tisu bisa menggunakan kain berbahan cutton, karena bahan ini mampu membersihkan dengan baik serta memiliki tekstur yang lembut. Jangan pernah menggunakan tisu facial, handuk, kertas, material berbahan polyster, atau kain dengan tekstur yang kasar.

2. Membersihkan fiewfinder dan Screen/LCD kamera
Debu pada viewfinder juga dapat mengganggu kejelasan penglihatan, kita bisa menggunakan micro fiber/cutton bud/kapas yang sedikit dibasahi kemudian usap, dan pada usapan kedua menggunakan micro fiber/kapas yang kering. Untuk membersihkan LCD/layar kita juga bisa melakukan hal yang sama dengan viewfinder, namun apabila kotoran membandel kita bisa menggunakan sedikit campuran air+alkohol. Usapan yang dilakukan harus satu arah sampai selesai, kemudian dengan arah berlawanan. Jangan mengusap dengan cara kasar.

3. Membersihkan Sensor Kamera
Membersihkan Sensor membutuhkan tahapan yang lebih panjang dari beberapa poin di atas. pertama posisi power harus on, karena bila posisi off sensor akan terbuka dan akan memiliki resiko lebih tinggi. Karena itu yakinkan bahwa daya batere cukup untuk 30-60 menit. Pastikan kamera dalam posisi off kemudian Lepas lensa dan kita akan melihat mirror/cermin, nah letak sensor pas dibelakang cermin. Nyalakan kamera/pindah ke posisi on. Kemudian lakukan sensor cleaning yang ada pada menu LCD, setelah selesai (muncul konfirmasi clean dari LCD). Gunakan blower, semprotkan udara untuk menghilangkan debu, kemudian sapu menggunakan kuas dengan lembut. Ketika noda yang ada pada sensor cukup membandel, kita bisa menggunakan sensor swab. Dalam paket pembelian sensor swab kita akan mendapatkan cairan khusus pembersih sensor dan sejenis kuas sebagai pembersih. Pilihlah sensor swab sesuai dengan spesifikasi type sensor kamera anda. Bagian ini sangatlah sensitiv, oleh karena itu perlu kita baca mengenai petunjuk manual kamera masing masing. dan apabila anda kurang menguasai maka lebih baik serahkan pada tenaga professional.

4. Debu
Ketika kita sering menggunakan lensa sudah pasti disana akan menempel debu, baik yang sangat lembut sampai debu yang kasat mata. Cara mengatasinya adalah dengan menyapu secara lembut menggunakan kuas khusus dalam paket cleaner kit. Atau menyemprotkan udara menggunakan blower atau lazim disebut air blower dan jangan menggunakan blower bertekanan tinggi/canned air. Jangan mengusap dengan kain karena justru bisa menggoresnya.

5. Debu pada Cermin/Mirror
Mungkin selama ini pemahaman kita salah terhadap debu yang tampak pada jendela bidik/viewfinder. Debu tersebut bukanlah berasal dari lensa melainkan dari mirror/kaca bagian dalam kamera. Debu tersebut memang tampaknya mengganggu namun pada dasarnya tidak akan menurunkan kualitas gambar. Mirror juga memiliki lapisan khusus yang bisa tergores secara permanen. Kita dapat membersihkan dengan tiupan blower, serta mengusapnya menggunakan kuas lembut.

Kamera Canon Murah
HWN

(Sumber: http://askthephotographer.com/2014/06/cara-membersihkan-lensa-dan-kamera-dengan-benar/)

Rabu, 13 April 2016

Kamera Canon DSLR EOS 750D

Canon DSLR 750D
Canon DSLR EOS 750D 18-55mm

Kamera Canon DSLR EOS 750D
Seri EOS 700D mungkin cukup sukses saat dijual ke pasaran beberapa waktu lamanya di Jakarta terutama di toko - toko Glodok dengan garansi resmi. Dan untuk meneruskan sukses tersebut, kini Canon juga sudah merilis kamera Canon EOS 750D yang sudah mengalami peningkatan fitur baru dan tentu saja spesifikasi serta tidak melupakan kamera bergaransi resmi. Beberapa fitur yang di upgrade antara lain adalah penggunaan sensor dan prosesor pengolah gambar.

Canon EOS 750D
Peningkatan yang terjadi dari spesifikasi kamera Canon EOS 750D adalah sensor yang ditingkatkan menjadi 24 MP CMOS sensor serta penggunaan prosesor pengolah gambar yang sudah menggunakan DIGIC 6 Processor. Selain itu, sistem autofokus yang semula hanya menggunakan 9 titik pada seri sebelumnya sudah ditambah pada seri 750D ini menjadi 19 titik. Fitur ini serupa dengan yang digunakan pada EOS 7D dan juga 70D. Dan mengikuti trend kamera saat ini, EOS 750D ini juga sudah disematkan WiFi dan juga NFC.

Kamera Canon 750D
Beberapa fitur lain dari kamera ini adalah ketersediaan penggunaan ISO dalam rentang 100 hingga 12800 yang dapt di expand hingga 25600, shutter speed 1/4000 hingga 30 detik dan kemampuan melakukan continuous shot hingga 5 frame per detik.

Dari segi desain, seri 750D tidak mengalami banyak perubahan jika dibandingkan dengan pendahulunya. Hal ini tentu berbeda dengan EOS 760D yang juga dirilis bersamaan. EOS 750D tetap menggunakan 1 panel LCD berukuran 3 inchi fully articulated untuk melakukan monitoring settingan kamera dan juga melihat hasil foto. LCD berjenis TFT-LCD tentu saja merupakan layar sentuh dan dapat diputar sesuai kebutuhan. Dengan layar tersebut, maka pengguna dapat mengekseskusi beberapa fitur seperti live-view dan touch focus.

Selain untuk merekam gambar dalam bentuk foto, Canon EOS 750D juga dapat digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1920 x 1080. Untuk kebutuhan melakukan transfer hasil foto, bisa menggunakan WiFi dan NFC yang telah disematkan. WiFi yang dimiliki juga dapat dimanfaatkan sebagai cara melakukan koneksi untuk mengatur dan mengambil gambar melalui kamera dengan menggunakan smartphone sebagai remote. Selain itu, kamera ini juga menyediakan slot USB 2.0 dan HDMI.

Kamera Canon 750D
Body type Compact SLR
Max resolution 6000 x 4000
Effective pixels 24 megapixels
Sensor size APS-C (22.3 x 14.9 mm)
Sensor type CMOS
ISO Auto, 100-12800 (expandable to 25600)
Lens mount Canon EF/EF-S
Focal length mult. 1.6×
Articulated LCD Fully articulated
Screen size 3?
Screen dots 1,040,000
Min shutter speed 30 sec
Max shutter speed 1/4000 sec
Format MPEG-4, H.264
Storage types SD/SDHC/SDXC (UHS-I compatible)
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
Weight (inc. batteries) 555 g (1.22 lb / 19.58 oz)
Dimensions 132 x 101 x 78 mm (5.2 x 3.98 x 3.07?)
GPS None

HWN

Senin, 11 April 2016

Spesifikasi Kamera Canon DSLR EOS 600D

Kamera Canon 600D
Canon EOS 600D
Kamera Canon sudah tidak diragukan lagi keunggulannya untuk menghasilkan kualitas gambar yang terbaik dikelasnya dan sudah terbukti digunakan banyak fotografer serta merekomendasikannya. Keluaran dari kamera canon dengan tipe Canon EOS 600D memiliki banyak keunggulan yang bisa dipertimbangkan ketika akan membeli kamera dslr. Hanya dengan harga sekitar 7 jutaan anda sudah dapat memiliki kamera dslr dengan teknologi Resolusi 18 Megapiksel dan harga terjangkau, Kamera ini yang menawarkan fitur Full High Definition Movies, dengan 9 titik Auto Focus yang dapat membantu Anda mengambil foto dari posisi apapun, serta dilengkapi LCD touch screen sebesar 3" serta engsel fleksibel dan built-in flash. Kamera dengan resolusi 18 MP ini menggunakan memori SD, SDHC atau SDXC.
Canon EOS 600D adalah kamera DSLR yang menawarkan fitur Full High Definition Movies, dengan 9 titik Auto Focus yang dapat membantu Anda mengambil foto dari posisi apapun. Menjadi rekan setia seorang fotografer profesional maupun pemula. Dengan kamera ini Anda bisa lebih mengekspresikan segala yang ada didalam diri Anda. Bukan hanya untuk diri Anda pribadi namun juga untuk orang-orang yang Anda sayangi. Canon EOS 600D ini dapat menjadi sahabat terbaik Anda.

Harga Kamera Canon EOS 600D baru berkisar 7 juta s/d 9 jutaan, lihat daftar harga kamera DSLR Canon di sini.

Spesifikasi Kamera Canon EOS 600D
Model : Kamera SLR
Ukuran (L x W x H cm) 10 x 13.3 x 8 cm
Berat (kg) : 2
Warna : Hitam
Tipe : EOS 600D
Ukuran Layar (in) : 3.0
Megapiksel : 18.0
Sistem Operasi : Other
Fitur : HD Recording|Image Stabilization|Wide Angle
Garansi produk : 1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis)
Output : Component Video|Composite Video|3.5mm jack|USB|HDMI
USB Port : Ya
Resolusi Layar : 230000 dot
Tipe Baterai : Li-Ion
Format Foto : RAW, JPEG
Ukuran File Foto : 5184x3456
Format Video : MOV
Video HD : Ya
Resolusi Video : 1920x1080
Focal Length : 18-55 mm
Image Stabilization : Ya
Range Aperture Lensa : f/3.5-5.6
ISO Range : 100 - 3200
Range Shutter Speed : 30 - 1/4000 detik
Built in Flash : Ya
Tipe Memory Card : SD, SDHC, SDXC
HDMI Port : Ya
Fitur Kamera Lainnya : Live View
Tipe Layar : LCD

HWN

Minggu, 27 Maret 2016

Perbandingan Kamera DSLR Nikon dan Canon Bagi Pemula


Cara Memilih Kamera

Kamera DSLR sekarang ini sangat udah untuk dijumpai, banyak orang yang memilik dan ingin memiliki. Sebenarnya ada banyak sekali merk kamera DSLR yang bisa dipilih tapi banyak orang yang lebih memilih untuk memilih kamera DSLR merk Canon atau Nikon, keduanya mempunyai pamor yang tidak kalah. Ada yang menyarankan untuk fotografi sebaiknya gunakan Nikon saja, namun ada juga yang mengatakan Canon lebih baik. Dalam pembahasan kali ini, penulis akan membahas mengenai perbandingan kamera DSLR Nikon dan Canon. Dengan disajikannya perbandingan ini, semoga dapat membuat Anda terbantu untuk memilih kamera DSLR mana yang lebih cocok.

Dalam ulasan ini akan membahas perbedaan antara kamera DSLR Nikon dan Canon. Dimulai dari Canon, Canon dalam dunia pemotretan sudah sangat terkenal dan banyak menghasilkan kamera DSLR yang mempunyai kualitas yang baik. Canon menyediakan beberapa koleksi lensa yang lengkap dan berkualitas. Semua jenis lensa ada di Canon, Anda bisa mendapatkan berbagai jenis lensa yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, kualitas dari gambar yang dihasilkan lebih bagus. Untuk pemula tersedia berbagai pilihan bentuk dan juga modelnya.

Kamera Canon mempunyai bentuk dan model yang bervariasi sesuai dengan modelnya, para pemula bisa memilihnya sesuai dengan selera masing-masing. Dalam kamera Canon kualitas gambarnya juga berjenjang sesuai dengan serinya. Untuk Canon 50D, kualitas gambarnya 10 Mp atau 10 megapixel, untuk 60D kualitas gambarnya 15 megapixel, dan untuk 70D adalah 18 megapixel. Jadi, setiap jenjang kamera menyediakan kualitas gambar yang berbeda-beda. Tentu saja harganya juga berbeda-beda sesuai dengan seri dan juga fitur yang akan didapatkan. Jika diamati secara keseluruhan, kamera DSLR Canon mempunyai image processing yang cepat jadi mempermudahkan Anda belajar fotografi.

Nikon dan CanonSetelah mengenal kamera DSLR Canon, Anda harus mengenal kamera DSLR Nikon. Kamera DSLR Nikon tidak kalah bagusnya dengan DSLR Canon. Dalam pembahasan kali ini akan membandingkan dengan melihat perbedaan kamera DSLR Canon dan Nikon. Dilihat dari bentuknya, kamera DSL Nikon memang kalah dengan Canon. Nikon mempunyai bentuk antar muka yang bisa dibilang sederhana tidak mudah digenggam seperti Canon, tapi kamera DSLR ikon mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan kamera DSLR Canon.

Kamera DSLR Nikon mempunyai banyak fitur yang tidak dimiliki oleh kamera Canon, salah satunya yaitu fitur yang dapat memotret benda dalam gelap. Dalam kamera Nikon banyak sekali fitur tambahan yang dapat memuaskan para pecinta fotografi. Perbandingan kamera DSLR Nikon dan Canon tidak hanya pada fiturnya saja, tapi modelnya. Untuk masalah model kamera Nikon jelas kalah jauh dibandingkan Canon. Canon mempunyai bentuk yang mudah digunakan sedangkan kamera Nikon agak sulit dalam mengoperasikannya, walaupun jika dilihat dari fiturnya Nikonjauh lebih unggul dari pada Canon. Dilihat dari kualitas gambar, Nikon juga kalah sebab Canon bisa membidik sampai 18 mega pixel sedangkan Nikon hanya masih bisa 12 megapixel.

Lalu, bagaimana apakah lebih baik Canon dari pada Nikon atau lebih baik Nikon daripada Canon? Semuanya kembali lagi pada diri kita masing-masing dan kebutuhan masing-masing. Untuk pemula yang baru saja belajar fotografi memang lebih disarankan untuk membeli kamera DSLR dengan merk Canon. Tapi jika Anda ingin pengelaman yang berbeda dalam menggunakan kamera DSLR, sebaiknya pilih kamera ikon yang mempunyai banyak fitur tambahan dan unggulan yang baik untuk fotografi. Semuanya kembali lagi pada kebutuhan masing-masing, jadi semuanya bagus dan mempunyai kualitas yang sangat baik. Perbandingan kamera DSLR Nikon dan Canon ini hanya untuk pengetahuan Anda saja yang akan membeli kamera DSLR.
 
HWN
(Sumber:http://www.oketeknologi.com/258/perbandingan-kamera-dslr-nikon-dan-canon-untuk-pemula/)